Sekapur Sirih "Sastra Mengalun di Tanah Gurindam"
246 | Ditulis oleh adminSekapur Sirih
Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) adalah salah satu hajatan budaya di Kepri, khususnya sastra, yang merupakan implementasi dari visi dan misi Kepulauan Riau sebagai salah satu pusat kebudayaan Melayu di kawasan Asia Tenggara. Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) adalah upaya untuk terus merawat ingatan dan mewariskan semangat kreativitas masyarakat sastra (literasi) yang sudah ada sejak zaman Kemaharajaan Melayu pada abad ke-12 yang karya-karya besarnya masih abadi sampai saat ini, seperti Salalatus Salatin karya Tun Seri Lanang, Gurindam XII karya Raja Ali Haji, Pahlawan di bidang Bahasa Indonesia, dan masih banyak lagi lainnya.
Dari negeri Bintan inilah berkibar nama para sastrawan besar seperti Raja Ali Haji, Engku Muda Raja Ibrahim, Sutardji Calzoum Bachri, Ibrahim Sattah, BM Syamsudin, dan sederet nama lain yang patut mendapat tempat dalam ingatan kita bersama. Nama gunung dan pulau Bintan diabadikan sebagai ikon festival ini untuk menandakan betapa pulau ini telah menjadi sumber kecemerlangan dan lahirnya tamadun besar di kawasan ini. Bintan adalah negeri asal dari esksistensi dari Kemaharajaan Melayu yang jatuh bangun selama hampir 800 tahun dan menemukan puncak kebesarannya pada era kerajaan Melaka, dan mewariskan tradisi literasi yang cemerlang di era Kerajaan Riau Lingga.

Gunung Bintan adalah negeri para Laksamana. Karena dari sinilah Hang Tuah mulai menapakkan langkahnya dan merapah segala samudra dan mengibarkan bendera kebesaran Melayu. Dari Bintan muncul nama Laksamana Koja Hasan, Laksamana Hang Nadim, Laksamana Tun Abdul Jamil dan Laksamana Megat Seri Rama. Dengan semangat Bintanlah lahir cogan sakti Melayu: esa hilang dua terbilang, patah tumbuh hilangkan berganti, takkan Melayu hilang di bumi. FSIGB akan menjadi salah satu gawai sastra yang akan terus dihelat tiap tahun, menjadi tradisi di Kepri sebagai negeri di selatan sebuah jazirah, Jazirah Negeri Melayu. Sekapur sirih oleh Penggagas FSIGB Dato' RIDA K LIAMSI
Ditulis ulang: SUKMAWATI/PKL/UN/HIUMRAH2025